Pages

Kamis, 14 November 2013

ARIEL NOAH Harap " NOAH " Awal Semula " Berguna Bagi Penonton

ARIEL NOAH Harap " NOAH " Awal Semula " Berguna Bagi Penonton

Ariel Harap 'NOAH: AWAL SEMULA' Berguna Bagi Penonton

ARIEL NOAH mengaku deg-degan menanti film perjalanan band-nya diputar untuk kali pertama. Terlebih lagi ini menjadi debut film bagi mereka selama berkiprah di dunia musik.
Sebagaimana visi dan misi dari NOAH yang terlibat di film ataupun band, semua berharap film ini bisa memberi manfaat dan menginspirasi orang banyak.
"Pasti deg-degan karena pertama kali buat kami. Visi kami semua sama, yang kita buat susah payah ini bisa berguna," ucap ARIEL NOAH saat jumpa pers premier film NOAH " Awal Semula " di Kawasan Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan, Senin ( 11 / 11 ) Malam.
NOAH hadiri premiere film menggunakan lamboghini | Foto: Bambang E Ros

DAVID NOAH sang keyboardis menambahkan, film ini merupakan suguhan terbaik yang dapat diberikan NOAH. " Ini yang terbaik yang bisa kami lakukan. Supaya dapat diambil manfaatnya," ujar DAVID.
Lewat Film NOAH " Awal Semula "Putrama Tuta selaku sutradara ingin memberikan pesan adanya kesempatan kedua meski dalam situasi terburuk sekalipun. Seperti band NOAH yang dapat kembali bangkit dari masa-masa sulit. "Ini jadi bukti kesempatan kedua itu ada," timpal Purnama tuta.

ARIEL NOAH : Film " NOAH " Awal Semula " Salah Satu Cara Kami Berbagi

ARIEL NOAH : Film " NOAH " Awal Semula " Salah Satu Cara Kami Berbagi

Ariel: Film 'NOAH: AWAL SEMULA' Salah Satu Cara Kami Berbagi

Tak hanya sekadar film, menurut ARIEL masih banyak yang ingin dilakukan grup band NOAH untuk saling berbagi selama berkarya lewat musik. Film NOAH: AWAL SEMULA pun diakui sebagai salah satu caranya.
"Masih banyak yang ingin kami lakukan. Ini (film) salah satu cara kami untuk berbagi," ungkap ARIEL saat jumpa pers di Kawasan Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan, Senin ( 11 / 11 ) malam.
Sebelum terciptanya film tersebut, tak sedikit para produser yang datang dan berniat mengangkat kisah band asal kota Bandung ke dalam sebuah film. Kesediaan NOAH diakui ARIEL butuh proses yang cukup lama.
NOAH dan personel di balik layar film NOAH: AWAL SEMULA | Foto: Bambang E Ros @KapanLagi.com®
" Waktu itu banyak yang tawarkan proyek ini itu. Pas ditawari bikin film, kami nggak mau terima langsung. Kami rundingkan sama teman-teman dan akhirnya semua personel bersedia," jelasnya.
Film NOAH " Awal Semula " sendiri bercerita tentang perjalanan Noah yang mencoba untuk bangkit dari keterpurukan mereka. Kisruh di dalam tubuh band dan berujung keluarnya dua personel, sampai dengan munculnya nama NOAH sebagai identitas baru ARIELUKILUKMAN,REZA, dan DAVID.

Rabu, 13 November 2013

'NOAH: AWAL SEMULA', Bukan Mimpi Yang Sempurna

Kamis, 14 November 2013 01:01 | 

NOAH


[Review] 'NOAH: AWAL SEMULA', Bukan Mimpi Yang SempurnaBerawal dari single Mimpi Yang Sempurna dalam album kompilasi Kisah 2002 Malam, nama Peterpan melejit ke puncak popularitas. Siapa yang kemudian tak mengenal Ariel, Uki, Lukman, Reza, Indra Dan Andika ? Nama mereka adalah bagian tak terpisahkan dari band asal Bandung itu dan sejarah blantika musik Indonesia.
Namun mimpi itu tak lagi menjadi sempurna saat Andika dan Indra resmi keluar dari band di bawah bendera Musica Studio tersebut. Tak lama berselang, seolah belum cukup dengan perpecahan personel, Ariel dicebloskan dalam penjara terkait kasus video porno.
Mendekamnya Ariel di hotel prodeo menorehkan keputusasaan banyak pihak baik dalam kubu internal maupun eksternal. Beruntung, tangan-tangan Tuhan masih mengatur mimpi lain yang lebih baik meski bukan yang sempurna, dengan nama NOAH pasca kebebasan sang vokalis dari bui.
Rockumentary NOAH: AWAL SEMULA bukanlah film dokumenter band pertama di Indonesia. Sebelumnya ada Mocca dengan Life Keeps On TurningSeringai dengan Generasi Menolak Tua, Burgerkill dengan We Will Bleed sampai Slank dengan Metamorfoblus, meski tidak diedarkan di bioskop. 
Menggunakan nama besar Ariel dan NOAH, 700 Pictures dengan percaya diri menghadirkan sepenggal kisah mimpi tak sempurna dari band pelantun tembang Separuh Aku.
Disutradarai oleh Putrama Tuta yang sebelumnya sukses dengan " Catatan Si Boy ( 2011 ) ", film ini menawarkan kejadian di belakang layar tentang perpecahan Peterpan, pergantian personel, harapan yang hilang, kerja keras, perjuangan, serta banyak hal yang jarang terekspos media.
Dalam 75 menit durasi, penonton disuguhi Footage - Footage dari band ini saat masih baru melebarkan sayap hingga tenar seperti sekarang. Namun sayang, gebrakan konser 5 negara dan 11 kota di Indonesia yang menjadi tolak ukur kesuksesan terasa kurang disajikan dengan klimaks.
Meski begitu, NOAH: AWAL SEMULA tetaplah film yang layak ditonton baik bagi kamu yang menamakan diri fans atau sebaliknya. Film ini akan mengajarkan tentang perjuangan dan tidak ada mimpi sempurna yang bisa digapai dengan mudah.

Jumat, 25 Oktober 2013

Sutradara Film " NOAH " Garap Dengan Minim Referensi

Sutradara Film " NOAH " Garap Dengan Minim Referensi


Dalam menggarap film NOAHPutrama Tuta selaku sutradara mengaku tak punya banyak referensi. Menurutnya, konsep yang dikedepankan dalam film ini adalah yang berbeda dari film-film dokumenter yang pernah ada.

" Saya ga pakai referensi bikinnya. Ini cara kami bercerita. Ga ada band lain di dunia ini yang bisa menyaingi mereka dalam hal ini ( Survive ). Mereka layak di dunia musik ini," kata Tuta di Sampoerna Strategic, Semanggi, Jakarta Selatan ( 23/10 ).
Salah satunya adalah kerja keras NOAH untuk bisa bertahan di blantika musik tanah air dengan musibah yang menimpa sang vokalis, ARIEL NOAH. " Kerja keras, bisa mengembalikan band meskipun ketika ada musibah yang menimpa. Sebuah band bisa kembali, dan menjadi nomer satu di industri musik saat ini, " lanjutnya.
"Gila aja kalau konser 4 hari seminggu. Setahun berapa kali tuh. Itu contoh kecilnya. Gue belum pernah ketemu orang yang kerja kerasnya melebihi NOAH, apalagi ketika mereka di atas. Kalau di bawah kan wajar," tutur Tuta.
Menurut Tuta, jarang sekali band yang memiliki visi dan misi yang sangat rapi, seperti halnya NOAH. Bahkan ketika mereka di atas puncak popularitas. " NOAH tahu visi mereka. Jarang sekali satu band yang memiliki visi jelas dan tujuan untuk mewujudkannya. Begini cara mereka mencintai musik mereka," tukasnya.

Senin, 07 Oktober 2013

Gr Harmoni NOAH Setahun Berkarya


Gr Harmoni NOAH Setahun Berkarya


















Kamis, 12 September 2013, dalam rangka mempersiapkan rekaman acara Harmoni yang bertajuk NOAH Setahun Berkarya yang akan disiarkan oleh SCTV, salah satu Stasiun Televisi Swasta, NOAH melakukan rehearsal di Gedung Arsip Nasional, Jakarta Pusat. 
Bekerja sama dengan Erwin Gutawa Orchestra dan melibatkan beberapa penyanyi ternama di tanah air. Pada latihan malam ini, ada Hendri Lamiri, Gita Gutawa dan Woro, seorang dalang cilik berbakat yang akan berkolaborasi dengan NOAH membawakan lagu hit NOAH. NOAH dan Erwin Gutawa bekerja sama untuk mengaransemen beberapa lagu hit dari NOAH. Kecuali pada lagu Taman Langit, yang juga dibantu aransemennya oleh Hendri Lamiri, seorang pemain biola ternama. dan diiringi oleh lantunan orkestra yang dipimpin oleh Erwin Gutawa. Penampilan band dipadukan dengan orkestra yang dipimpin oleh Erwin Gutawa tentunya akan menghasilkan penampilan yang spesial.
Latihan malam ini selesai pada pukul 11.00 WIB. Tetapi karena ada beberapa bagian komposisi lagu yang ingin didiskusikan, Ariel, Uki, Lukman, Reza, David, dan Ihsan melanjutkan diskusi mereka dengan Erwin Gutawa hingga sekitar jam 24.00 WIB, sebelum meninggalkan lokasi untuk beristirahat mempersiapkan kegiatan besok.

Harmoni NOAH Setahun Berkarya


Harmoni NOAH Setahun Berkarya



















Acara Harmoni SCTV kembali menggandeng NOAH dalam rangka merayakan setahun NOAH berkarya. Rekaman untuk acara ini dilakukan pada tanggal 13 September 2013 di Gedung Arsip Nasional Jakarta, dimana pada pagi harinya NOAH mengadakan konferensi pers untuk peluncuran buku pertama mereka 6.903 Mil.
Lagu-lagu hits NOAH diaransamen ulang oleh Erwin Gutawa dan NOAH. Beberapa lagu dibawakan kembali dengan apik oleh beberapa penyanyi terkenal seperti Cakra Khan, Momo Geisha, dan Citra Scholastika. Selain itu juga ada kolaborasi NOAH dengan Gita Gutawa dalam lagu Puisi Adinda, Hendri Lamiri dalam lagu Taman Langit, dan Woro dalam lagu Jika Engkau. Selain itu, penampilan NOAH mendominasi acara Harmoni tersebut. Lantunan orkestra mengiringi seluruh penampilan malam itu.

















Semua undangan diharuskan berpakaian resmi untuk menghadiri acara ini. Layaknya menonton pagelaran orkestra di teater terbuka. Di bagian awal ada kejutan menarik dalam acara Harmoni NOAH Setahun berkarya yang akan disiarkan di SCTV pada tanggal 30 September 2013. Nantikan kejutannya ya…

Launching Buku NOAH 6.903 Mil

Launching Buku NOAH 6.903 Mil
















Bertempat di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, 13 September 2013, pukul 10.00 WIB, NOAH bersama Musica Studios dan Kepustakaan Populer Gramedia, melaunching buku pertama NOAH yang berjudul 6.903 Mil. Buku ini ditulis oleh Chandra .... berisi tentang kisah dibalik perjalanan yang ditempuh NOAH setahun yang lalu di 2 Benua 5 Negara yang kemudian mencatatkan rekor MURI bagi NOAH untuk Konser di 2 Benua 5 Negara dalam 1 hari. 

Launching buku ini sekaligus konferensi pers yang mengundang kalangan media dan 10 orang pemenang undian pembelian buku 6.903 Mil edisi khusus. Buku edisi khusus 6.903 Mil ini memang spesial karena hanya dicetak terbatas 693 eksemplar di seluruh dunia. Dikemas dalam kotak indah berisi buku hardcover berwarna, CD Gold dari Album Seperti Seharusnya, Sertifikat Nomer Buku, dan 10 lembar foto eksklusif NOAH yang belum pernah dipublish.

Beberapa buku edisi spesial ditandatangani dan diserahkan langsung oleh NOAH kepada 10 orang pemenang undian buku ini. Sayangnya hanya 6 orang pemenang yang menghadiri acara ini, dan salah satunya adalah seorang Indonesia yang tinggal dan bekerja di Hongkong, bernama Puput. 

Buku ini hanya bisa didapat melalui pembelian online di situs belanja online blibli.com, grazera.com, dan toko buku online bukukita.com, serta pembelian melalui NOAH Official Online Shop. Pembeli buku yang melakukan transaksi sampai dengan tanggal 10 September 2013 berhak mengikuti undian untuk mendapatkan hadiah menarik, yaitu undangan menghadiri peluncuran buku, nonton premiere film NOAH bersama NOAH, dan merekam suara bareng NOAH di Musica Studio's.

Buat kamu yang penasaran, ini kutipan buku tersebut :
Tanggal 8 Agustus. Gumilang, Benyo, Ventha, Ariel, dan asisten pribadinya, Kindi, mengadakan pertemuan kedua dengan tim lawyer Adnan Buyung Nasution. Pada pertemuan kedua ini, Pia Nasution memaparkan diagram cara pengurusan izin Ariel sejak dari lembaga pemasyarakatan sampai Kementerian Hukum dan HAM.
Ketika semua sedang serius menerima penjelasan Pia, tiba-tiba Adnan Buyung masuk ke ruangan. Semua kaget. Hanya untuk masalah khusus dan penting saja dia turun tanganSetelah bersalaman dengan tim Musica dan Ariel, Adnan Buyung bilang, “Jadi begini Peter
Buru-buru Pia mengoreksi ucapan ayahnya, yang mengira nama Ariel adalah Peterpan. “Maaf Ayah, bukan Peter, ini Ariel,” kata Pia. Semua menahan senyum.
Adnan Buyung Nasution tampak geli sendiri dengan kesalahannya itu. Dia segera meminta maaf. “Namanya juga orang tua, ya?” katanya terkekeh.
“Jadi begini, Ariel, kamu itu masih bebas bersyarat. Kamu melanggar sedikit saja, ketilang, melanggar lampu merah, nabrak...., ya, apalagi nabrak, kamu bisa balik lagi ke penjara. Perundang-undangan negara kita tidak menjelaskan secara spesifik.”
“Iya Bang Buyung,” jawab Ariel. 
Buku edisi softcover dari 6.903 mil akan edar di toko buku Gramedia mulai tanggal 16 September 2013. Dan juga bisa didapat di Noah Official Store, Jalan Sumbawa NO. 61 Bandung, atau melalui NOAH Official Online Shop di https://shop.noah-site.com
 

Blogger news

Blogroll

Welcome To Official Erief Osfenfri

About

Indonesian Freebie Web and Graphic Designer Resources